Selasa, 04 Februari 2014

Aremania Kecewa Jersey Baru Arema yang Didominasi Kuning

Launching jersey baru Arema Cronus Indoensia jelang kompetisi ISL 2014  
Warna jersey baru Arema Cronus Indonesia yang didominasi warna kuning, yang akan dipakai dalam kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014, menuai kekecewaan dari Aremania dan Aremanita. Pasalnya, warna kebesaran Arema, yakni warna biru mulai terkikis tergantikan warna kuning.

Jersey baru Arema sudah dilaunching bersamaan dengan peluncuran tim pada Rabu (29/1/2014) malam, di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Saat launching itu, belasan cewek muda berlenggak-lenggok di atas karpet warna kuning, yang terbentang di lapangan Stadion Kanjuruhan, yang menjadi home base Singo Edan.

"Warna jersey Arema untuk kompetisi ISL musim ini didominasi warna kuning. Teman-teman Aremania mengatakan, ada kuningisasi di Arema saat ini," jelas Yunita Dewi, Aremanita wajak, Kabupaten Malang, kepada Kompas.com, Kamis (30/1/2014).

Aremania dan Aremanita, kata Yunita, banyak yang kecewa dan mengkritik warna jersey baru Arema itu. "Seharusnya warna biru yang mendominasi. Baik untuk home dan away-nya. Karena, warna biru adalah warna kebanggan Arema dan sudah menjadi karakter Arema," ungkapnya.

Kekecewaan atas warna jersey baru Arema juga disampaikan Muhammad Chafid Choironi, Aremania Bululawang, Kabupaten Malang. "Kenapa warna kuning lebih dominan di jersey baru Arema musim ini? Arema sejak berdiri identik dengan warna kebanggaan biru-biru," ungkapnya.

Jika memang akan diberi warna kuning atau merah dan warna lainnya, kata Chofid, tidak masalah. "Tapi, jangan mendominasi warna birunya karena warna biru warna khas Arema. Bahkan sudah menjadi brand dan warna ideologi Arema," jelasnya.

Jika soal warna jersey tak dikritik oleh Aremania dan Aremanita, tambah Chofid, bukan tidak mungkin warna biru akan terkikis dari Arema. "Semoga hadirnya warna kuning yang mendominasi di jersey Arema, bukan bagian dari siasat politik oknum tertentu. Arema harus bersih dari kepentingan politik," tegas Chofid.

Sementara itu, soal filosofi warna jersey Arema sudah dijelaskan oleh salah satu pendiri Arema, Ovan Tobing, saat launching di Stadion Kanjuruhan, menurut Ovan, Arema memiliki tiga jersey baru, yang akan dikenakan saat kompetisi ISL 2014. Warna biru kombinasi kuning, untuk laga home.

"Warna biru itu sudah sesuai dengan pilihan pendiri Arema, Jenderal Purnawirawan Acub Zainal," katanya.

Untuk membedakan dengan jersey tim Persema, Ovan ditanya oleh almahum Acub Zainal saat itu, Ovan langsung memilih warna biru tua. "Saya memilih wana biru tua, saat saya diminta usulan soal warna jersey Arema saat itu," tegas Ovan.

Saat melakoni laga tandang, tim kebanggaan Aremania itu, akan mengenakan jersey warna kuning kombinasi biru. "Karena warna kuning juga berkaitan dengan sejarah Singo Edan," aku Ovan.

Dari sejarahnya, beber Ovan, jersey warna kuning dikenakan pertama kali oleh Arema, saat melakoni ujicoba kontra tim Korea Selatan (Korsel), Haleluya di Stadion Gajayana, Kota Malang, pada akhir 1980-an silam. Selain itu, Ovan juga menjelaskan bahwa berdasar feng shui China, warna kuning juga membawa keberuntungan. Warna kuning menjadi simbol emas.

Ovan berharap pemilihan warna di jersey Arema tersebut akan menjadi keuntungan bagi Arema Cronus. "Semoga pemilihan warna kuning, membuat Arema Cronus bisa berprestasi seperti emas," harap Ovan.

Jersey ketiga adalah warna hitam kombinasi kuning. Jesey tersebut untuk kostum cadangan. "Warna ini menunjukan elegan, kuat, dan bermakna sangar. Warna hitam juga menjadi simbol ketakutan. Warna ini harus membuat takut lawan," kata Ovan.

Jumat, 25 Januari 2013

Jejak Langkah "Ayam Kampus" di Kota Malang




PRAKTIK bisnis 'ayam kampus" tak hanya terjadi di kota pelajar Yogyakarta. Tapi di Malang, Jawa Timur, yang memiliki sebutan kota pendidikan, juga "menjamur" bisnis tersebut. Pelakunya adalah oknum mahasiswi yang kuliah di berbagai perguruan tingggi, baik swasta maupun negeri yang ada di Malang.

Training New Media di Malang


PULUHAN jurnalis dari berbagai daerah di Jawa Timur, mengikuti training new media yang digelar oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indoensia, bertempat di Hotel Ollino Garden, Kota Malang, Jawa Timur, Jumat (25/1/2013).

Revitalisasi Ekosistem, Pendakian ke Semeru Ditutup



DEMI kelancaran revitalisasi ekosistem, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) yang berkantor di Malang, Jawa Timur, resmi menutup jalur pendakian ke gunung Semeru sejak 20 November 2012.

Markus 'Berkeliaran' di Kejari Malang





PUSAT Kajian Politik, Ekonomi dan Pembangunan, Malang, Jawa Timur, menilai bahwa beberapa kasus yang ditangani Kejaksaan negeri (Kejari) Kota Malang, banyak yang diintervensi makelar kasus. Hal itu harus mendapatkan sikap tegas dari semua pihak yang peduli terhadap penegakan hukum.

Senin, 30 April 2012

Ken Dedes "Selingkuh" dengan Superman di Malang



"Perselingkuhan" antara Ken Dedes dan Superman, akan terjadi di Kota Malang, Jawa Timur. Perselingkungan ikon nusantara dan ikon modern itu akan diperagakan dalam acara International Celaket Cross Cultural Festival (ICCCF), yang akan berlangsung pada tanggal 8 sampai dengan 10 April 2012.
Maksud dari perselingkuhan tersebut, adalah persilangan budaya Malang dan budaya luar Indonesia, di zaman modern, diwakili sosok Superman. Budaya Nusantara diwakili sosok Ken Dedes dan Ken Arok.

In Memoriam; KH Sofyan, NU dan Tarekat


BERITA duka berhembus dari tanah haram Mekah. KH Sofyan Miftahul Arifin, Rais Syuriah PCNU Situbondo dan Mursyid Tarekat Naqsyabandiyah itu menghembuskan nafas terakhirnya (Kamis, 4 April 2012) ketika sedang menjalankan ibadah umrah.